oleh

Informasi Mengenai Iuran BPJS Kesehatan

Bigzah – Iuran BPJS Kesehatan sekarang dapat Anda ketahui pada artikel kali ini. Dimulai dari BPJS kelas 3 yang sudah atau mengalami perubahan yang cukup signifikan, yaitu untuk biaya yang baru yakni 35 ribu naik 10 ribu dari yang iuran sebelum mengalami kenaikan yakni Rp 25.500. Dengan begitu pada tahun 2021 tersebut, untuk BPJS kelas 3 mengalami kenaikan sekitar Rp 9.500.

Akan tetapi, sebetulnya iuran untuk BPJS kesehatan tingkat 3 tidak mengalami kenaikan, yaitu sebesar 42 ribu. Menjadi pembeda pada kasus ini adalah nilai subsidi yang disalurkan oleh pemerintah Indonesia.

Seperti di tahun 2020 kemarin, para peserta BPJS kesehatan tingkat 3 membayar iuran Rp 25.500 lalu sisanya ditanggung oleh pemerintah pusat senilai Rp 16.500. Namun di tahun 2021 sekarang ini, masyarakat atau peserta BPJS tersebut harus membayar iuran 35 ribu sementara besaran yang disubsidikan pemerintah hanya Rp 7.000 saja.

Perubahan-perubahan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat harus menjadi perhatian bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya yang menjadi salah satu peserta layanan BPJS kesehatan. Agar lebih jelas, simak daftar iuran BPJS kesehatan terbaru berikut ini.

iuran bpjs kesehatan sekarang

Daftar Terbaru Iuran BPJS Kesehatan Tahun 2021

Nilai iuran yang harus dibayarkan oleh para peserta BPJS Kesehatan di tahun 2021 tentu mengacu pada kebijakan dari Perpres No. 64 tahun 2020.

1. Untuk peserta yang menerima PBI atau Penerima Bantuan Iuran ditanggung oleh Pemerintah pusat

2. Iuran BPJS peserta mandiri

  • Iuran yang dikenakan untuk BPJS kesehatan tingkat 3 senilai 42 ribu per bulan untuk satu orangnya yang dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan untuk ruangan kelas 3. Pemerintah pusat tetap menyalurkan bantuan senilai 7 ribu, maka untuk tahun 2021 ini, jumlah iuran yang harus dibayar untuk BPJS kelas 3 ini yakni sebesar 35 ribu.
  • Iuran yang dikenakan untuk BPJS kesehatan tingkat 2 senilai 100 ribu per bulan untuk satu orangnya yang dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan untuk ruangan kelas 2.

Iuran yang dikenakan untuk BPJS kesehatan tingkat 1 senilai 150 ribu per bulan dan untuk satu orangnya yang bisa memanfaatkan pelayanan kesehatan untuk ruangan kelas 1.

3. Iuran BPJS Pekerja Penerima Upah

Para pekerja penerima gaji yang mengabdi pada lembaga milik pemerintah di antaranya anggota TNI, PNS atau Pegawai Negeri Sipil, pejabat negara, anggota Polri, hingga pegawai di pemerintahan yang bukan merupakan PNS sebesar 5 persen dari nilai upah per bulannya. Lebih jelasnya adalah 1 persen iuran dibayarkan oleh peserta dan 4 persennya lagi ditanggung oleh yang memberi kerja.

Iuran untuk para pekerja penerima gaji yang menjadi bagian dari BUMD, BUMN dan juga Swasta sekitar 5 persen dari upah atau gaji mereka per bulannya. Lebih jelasnya adalah 4 persen ditanggung oleh yang memberi kerja dan 1 persen lagi dibayar oleh para peserta.

Iuran khusus keluarga tambahan bagi pekerja penerima gaji atau upah, dari anak keempat dan seterusnya, mertua, ayah, ibu, nilai iuran yang dikenakan sebesar 1 persen dari jumlah gaji  per orang dalam satu bulan, yang dibayar oleh para pekerja penerima upah tersebut.

4. Iuran BPJS bagi para Veteran

Para pejuang kemerdekaan, duda, janda atau para anak yatim dari kaum Veteran pejuang kemerdekaan Indonesia, iuran yang harus dibayar sebesar 5 persen dari 45 persen gaji pokok PNS golongan 3A untuk masa kerja setidaknya 14 tahun. Untuk iuran BPJS kesehatan sekarang paling lambat dibayar tanggal 10 per bulannya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel lainnya